SILA' MO DATANG NING BLOG PARIRI LEMA BARIRI

rss

Sabtu, 23 Januari 2010

DULU HUJAN HANYA BISA NAIK KUDA, SEKARANG HUJAN MOTORPUN TEMBUS



Rasa senang dan haru meneyelimuti wajah Kepala Dusun Mataiyang, Abdullah (40). meski berusia lanjut, senyum segar dipipinya kian terasa. Sesekali ia melepaskan pandangan kepada rekan sesama warga tanda Perasaan sama juga dirasakan kebanyakan warga. Ketika itu Abdullah mengaku senang, ternyata harapan warga Mataiyang dipenuhi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). jalan Lintas menuju desanya yang dulu sulit dan susah dilalui kini tembus dan dalam kondisi baik, mudah dilalui. jalan sepanjang 9 kilometer dari Dusun Hijrah menuju Mataiyang telah rata serta dipadatkan. Proyek peningkatan jalan ke wilayahnya tahun 2009 ini ternyata membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga disana. " ya kami senang lah pak " Dulu kalo musim hujan seperti sekarang tidak ada kendaraan yang bisa naik kesana. kita hanya bisa pakai kuda, ongkosnya 25 ribu, bahkan motorpun gak bisa lewat. sekarang hujan selebat apapun, kita tak perlu kawatir naik ke mataiyang dengan motor," akunya.
Di Mataiyang ada sembilan anak sungai yang harus disebrangi. dulu sungai tak bisa disebrangi dan jalan dalam keadaan becek dan berlumpur tebal. beruntung, sekarang jalan bagus dan jembatan kayu sedah dibuat warga dengan swadaya. yang paling membahagiakan, para guru / tenaga didik yang bertugas di Mataiyang kini mudah pulang pergi. sama halnya dengan tenaga kesehatan, seperti Bidan Desa petugas kesehatan bantuan pemerintah. " meski baru dikerjakan 4 kilometer, kami senang karena jalan bisa tembus,"kata, Abdullah lagi.
jika dulu, warga turun ke Ibu kota atau Desa Kalimantong memakan Waktu sekitar 2 Jam lebih menggunakan kuda dan 3 jam berjalan kaki, sekarang cukup memakan waktu paling lama 25 menit saja. Ameruddin (25) salah seorang warga lain mengaku sangat senang dan terbantu. pria yang sehari-hari berbisnis madu ini semakin lancar menjalankan aktifitas bisnisnya. Amir berterima kasih kepada pemerintah yang memenuhi harapan warga. hanya saja, ia berharap pelayanan kesehatan dan pendidikan bisa di tingkatkan lagi." kami juga bisa bersyukur, sekarang Dusun kami sudah di mekarkan menjadi desa persiapan Mataiyang. Dengan menjadi Desa Setelah bersatu Dengan Kalimantong dan pelayanan kepada kami bisa lebih mudah cepat dan mudah," demikian

0 komentar:

Poskan Komentar