SILA' MO DATANG NING BLOG PARIRI LEMA BARIRI

rss

Senin, 15 November 2010

POSKESDES ADAKAN PENYULUHAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

Kalimantong (14/11), Pos Kesehatan Desa Kalimantong mengadakan penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak dengan tema "Meningkatkan Kesejahteraan Kesehatan Ibu dan Anak"  beberapa waktu yang lalu. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Kantor Desa Kalimantong dalam hal ini Kepala Desa Kalimantong dengan Poskesdes Kalimantong. Acara ini dihadiri oleh Camat Brang Ene yang diwakili oleh Sekcam Brang Ene, Nasaruddin, Kepala Desa Kalimantong, Kepala Puskesmas Brang Ene, serta masyarakat Desa Kalimantong.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Kalimantong, Ayubar. Dalam sambutannya beliau berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ini baik dalam mengikuti arahan-arahan dari petugas dari poskesdes Kalimantong ataupun dalam bertanya tentang segala sesuatu yang dirasa kurang jelas penjelasannya. "Jangan malu bertanya ya ibu-ibu??" ujarnya dengan nada berkelakar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dari Sekcam Brang Ene, Nasaruddin dan diteruskan kata pengantar dari Kepala Puskesmas Brang Ene, Dr. Fary Teddy Rahardian. " Ibu-Ibu yang akan melahirkan harus segera dibawa ke puskesmas terdekat atau apabila di desa maka dibawa ke KTP dan Kartu Keluarga untuk memudahkan proses administrasinya. Ada kondisi-kondisi tertentu dimana Poskesdes ataupun Puskesmas Kecamatan meminta agar pasien dirujuk ke RSU Kab. Sumbawa yaitu antara lain : Apabila ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit asma, karena memiliki perlakuan perawatan yang berbeda dengan ibu hamil yang tidak memiliki penyakit tersebut diatas." jelasnya panjang lebar.
Oleh karena itu ibu hamil harus sering-sering memeriksakan kesehatan dan kandungannya ke poskesdes setempat. " Alhamdulillah, 3 tahun saya di Kecamatan ini belum pernah saya temukan AKINO (Angka Kesehatan Ibu Nol). Sementara untuk pasien rujukan dibantu langsung oleh Desa, Rp. 50.000 untuk Pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sumbawa dan Rp. 100.000 untuk pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Mataram" paparnya lagi.
Tim Penyuluh yang memberikan penyuluhan dipimpin oleh Eny Setyawati, AMd.Keb. Pada sesi ini tim penyuluh memberikan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan antara Ibu dan Bidan sehingga pada saat pemeriksaan dapat diketahui kondisi kehamilannya, apakah normal, kehamilan diluar rahim ataupun kondisi-kondisi tak biasa lainnya.
"Penyakit-penyakit kehamilan antara lain 4 terlalu dan terlambat yaitu : Terlalu Tua (diatas 35 tahun), Terlalu Muda (dibawah 20 tahun), Terlalu Dekat (jarak kelahiran kurang dari 2 tahun), dan Terlalu Banyak (lebih dari 5 kelahiran). Kemudian Terlambat mengenal usia kehamilan, Terlambat menuju sarana kesehatan, dan Terlambat ditolong oleh Bidan. Hal ini dapat dicegah apabila ibu ritin memeriksakan kandungannya ke poskesdes terdekat.
Suasana penyuluhan semakin menarik saat dibuka sesi tanya jawab. Banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta terkait dengan kesehatan kandungan pada ibu hamil serta kesehatan anak.