SILA' MO DATANG NING BLOG PARIRI LEMA BARIRI

rss

Rabu, 03 Februari 2010

MAHALNYA IKAN-IKAN SEGAR UNTUK MASYARAKAT KEMUTAR TELU

Taliwang. Kabupaten Sumbawa Barat sebagai Kebupaten termuda yang ada di Propinsi Nusa Tenggara Barat, wilayahnya terdiri dari darat dan laut dimana persentase laut melebihi luas daratan yang termasuk ke dalam teritorial Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, hal itu menjadi hal yang sangat berlawanan dengan kondisi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat yang masih dalam tahap kekurangan konsumsi ikan. Mengingat ikan-ikan yang diperjualbelikan di pasar Taliwang sebagian besar berasal dari luar Kabupaten Sumbawa Barat.

Apakah Kabupaten Sumbawa Barat belum mampu menyuplai ikan untuk masyarakatnya???
Hal ini menjadi pertanyaan yang mendesak untuk dijawab oleh Pemerintah, karena ikan merupakan bahan makanan penting yang sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat. Ikan mengandung zat-zat pembangun sel-sel otak yang penting untuk tubuh terutama bagi anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Bagaimana bisa Kabupaten Sumbawa Barat melahirkan generasi2-generasi yang berkualitas jika kebutuhan akan ikan saja masih menjadi PR besar bagi Pemimpinnya??? tentu saja ikan yang disebutkan disini adalah kebutuhan akan ikan segar, bukan ikan yang dibekukan ataupun diawetkan. Karena nilai gizi yang terkandung didalamnya akan berbeda dengan ikan segar.
Harga ikan laut atau pun ikan air tawar yang dijual di Pasar Taliwang cenderung mahal karena ikan-ikan itu dikirim dari luar daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang tentu saja memerlukan biaya tambahan untuk membawanya masuk dan menjualnya kembali. Masyarakat pun mau tidak mau harus menerima kondisi ini, karena mereka tidak punya pilihan lain. Apalagi buat saudara2 kita yang rata2 kehidupannya adalah golongan menengah ke bawah. Apakah mereka tidak berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak seperti  mereka2 yang masih bingung mau makan apa hari ini?? pernahkah terlintas dibenak kita akan saudara kita yang juga masih bingung apakah ada yang bisa dimakan hari ini??Ketika harga-harga tak lagi bersahabat dengan dompet dalam kantung baju rakyat kecil, apakah mereka pemimpin yang sedang duduk diatas sana akan diam saja??
Berapa sih jumlah nelayan yang ada di seluruh Kabupaten ini sehingga jumlah tangkapan ikan segar yang dijual sangat terbatas?? apakah jumlah nelayan yang berkurang karena banting stir ke profesi lain atau jumlah tangkapan ikan yang menurun setiap tahunnya??

Ada banyak faktor yang harus ditelaah untuk dicari penyelesaiannya, seperti  faktor alam  di Kabupaten ini  dimana sebagian besar laut dan pantai yang ada  merupakan pantai selatan yang bergelombang besar sehingga menyulitkan bagi nelayan2 yang hanya memiliki peralatan yang sederhana untuk menangkap ikan. Bantuan dan fasilitas yang pernah diberikan oleh Pemerintah setempat ternyata belum mampu menjawab tantangan ini. Selain itu, masalah pengeboman ikan, penyetruman, karang-karang yang hancur, dsb juga membutuhkan penyelesaian. Pemerintah harus benar2-benar memberi perhatian penuh untuk hal ini, karena generasi-generasi penerus daerah ini sedang dicetak. Apakah mereka Pemimpin-pemimpin disana mau disalahkan ataupun dijadikan kambing hitam akibat generasi2-generasi penerus perjuangan daerah ini akan menjadi generasi yang kalah saing baik dari segi fisik ataupun mental dan intelegesia??? Mari kita perjuangkan ini bersama-sama....karena masalah tidak akan selesai dengan membahas kesalahan tapi harus disertai dengan kebulatan tekad bersama untuk mencari pemecahannya, karena ini tanggung jawab kita semua.

0 komentar:

Poskan Komentar