SILA' MO DATANG NING BLOG PARIRI LEMA BARIRI

rss

Minggu, 07 Maret 2010

RAPUHNYA JEMBATAN "OTAK DESA"

Kalimantong. Di musim panen kali ini, petani Kalimantong kian khawatir dengan kondisi jembatan yang menghubungkan kampung mereka dengan areal persawahan, Jembatan "Otak Desa". Jembatan ini telah sekian lama dibiarkan tak terurus, padahal jembatan ini adalah salah satu jalur yang paling sering dilewati oleh warga setempat.

 Jembatan ini dibangun oleh warga setempat secara swadaya pada Tahun 1979, kini kondisinya sudah sangat tidal layak untuk dilewati. Dinding pengaman jembatan telah roboh, tembok jembatan pun sudah rapuh. Kondisinya kian memprihatinkan dengan banyaknya sampah-sampah yang berserakan disekitarnya, akibat banyak warga yang menjadikan lokasi jembatan untuk membuang sampah.

Warga menggunakan jembatan ini selain sebagai penghubung areal persawahan juga sebagai jalur penghubung ke desa tetangga, Desa Mujahidin. Jika jembatan ini roboh, maka tentu saja petani akan kesulitan untuk menuju areal persawahan. "Saat melintasi jembatan, serasa diguncang sempa 2.7 SR" ujar Darus, seorang kusir dokar pengangkut padi di Desa Kalimantong.

Sekretaris Desa Kalimantong, M. Yakub, saat dikonfirmasi oleh Komedik kemarin mengatakan " Jembatan itu sudah ditinjau dan diukur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Pertamanan Kabupaten Sumbawa Barat. Akan tetapi, belum jelas kapan jembatan itu akan diperbaiki. Dia juga berharap agar perbaikan jembatan itu segera terlaksana mengingat musim panen telah tiba. Dikhawatirkan jembatan akan roboh sebelum masa panen habis dan warga akan kesulitan untuk mengangkut hasil panen mereka. Semoga hal ini tidak hanya menjadi wacana dan pembahasan diruang rapat bagi pemimpin daerah ini tanpa ada tindakan berarti yang menunjukkan kepeduliannya akan kebutuhan rakyatnya. Amin....Dedi Rivanto










1 komentar:

kampung media digital KSB mengatakan...

gambar jembatannya ga jelas....kok ga ditaro banyak2 biar keliatan rapuhnya tuh....

Poskan Komentar